jump to navigation

Tentang Saya

Nivia Adriani, female…  Bandar Lampung
…………………………………………..

Dari Abu Hurairah r. a., Rasulullah s. a. w. Bersabda: “Siapa yang merusak nama baik atau harta benda orang lain, maka minta ma’aflah kepadanya sekarang ini, sebelum datang hari di mana mata uang tidak laku lagi. Kalau ia mempunyai amal baik, sebahagian dari amal baiknya itu akan diambil, sesuai dengan kadar aniaya yang telah dilakukannya. Kalau ia tidak mempunyai amal baik, maka dosa orang lain itu diambil dan ditambahkan kepada dosanya”.(HR BUKHARI)

Iklan

Komentar»

1. SaifAyatullah Ba'Abduh - 13 April 2009

salam ukhuwah dari saya.

2. Khoirul anwar - 3 September 2010

Ahlan

3. nizwa11 - 9 Desember 2010

Aslkum
Salam kenal persahabatan…

4. jihadsabili - 10 Desember 2010

waalaikumsalam warohmatulloh wabarokatuh…salam ukuwah juga..

5. Wahyu Tewe - 13 Desember 2010

assalamualaikum,

teruslah berdakwah sungguh jalan ini salah satu jalan ke surga…

jihadsabili - 13 Desember 2010

waalaikumsalama warohmatullaoh….insya Alloh…mohon doanya

6. udin - 20 Desember 2010

banyak bner cowoknya??
fansnya ya?? atau pada naksir??

7. muhrahmy - 10 Januari 2011

Ass Wr Wb

Yth Jihadsabili’s Blog

Saya mau tanya ? apa hukumnya kalau kita beli kendaraan baru ( misalnya motor ) terus kita masak, dan membagikan ke tetangan dan mengatakan selamatan motor baru.
karena sy mendengar bahwa itu hukumya riya,

mohon penjelasanya

Wassalam

Yunus

jihadsabili - 12 Januari 2011

waalaikum salam warohmatulloh wabarokatuh…tergantung niatya…hanya saja selamatan jika dalam bentuk yasinan tidak ada contohnya dari Rasulloh Shalallahualaihi wasalam…sebaiknya dikeluarkan zakat motorya yaitu 2,5% dari harga motor itu sudah termasuk tanda syukur kita kepada Alloh…..bisa juga motor tersebut dipergunakan untuk keperluan dakwah atau sesuatu yang membawa kebaikan insya Alloh itu lebih afdal Allahu A’lam

sany - 1 Februari 2011

bukankah sedekah itu membawa berkah?? dan sedekah itu sudah anjuran dari rosul?? mengapa makan2 tdk boleh?? kalau begitu pake sepeda motor jg tdk boleh, dulu kan blm ada motor?? pake unta?????

Safrony - 19 April 2011

afwan mau tanya. apa benar ada zakat untuk barang yang kita miliki?
“sebaiknya dikeluarkan zakat motorya yaitu 2,5% dari harga motor”

jihadsabili - 20 April 2011

Sebenarnya kalau kita mengacu kepada fiqih zakat dari para fuqaha umumnya, kita tidak akan menemukan adanya zakat untuk sebuah transaksi pembelian atau penjualan. Kecuali zakat yang khusus untuk masalah perdagangan. Sementara sebuah transaksi jual beli yang kita lakukan tidak bisa secara otomatis dianggap sebagai sebuah usaha jual beli sehingga ada kewajiban zakatnya.

Zakat perdagangan sendiri hanyalah berlaku bagi para pedagang yang penghasilannya memang dari mendapatkan keuntungan dari selisih pembelian dan penjualan atas barang-barang yang secara sengaja diperdagangkan.

Itu pun cara penghitungannya bukan dari harga jual atau keuntungannya. Tetapi dihitung dari modal yang digunakan untuk membeli barang yang mau dijual. Sedangkan modal yang digunakan untuk segala jenis sarana, prasarana, alat dan fasilitas lainnya tidak harus dikeluarkan zakatnya.

Maka bila seorang pedagang mengeluarkan modal untuk membeli sebidang tanah untuk didirikan di atasnya toko, kemudian dia mengeluarkan modal juga untuk membangun tokonya itu lengkap dengan semua perabotnya seperti lemari, rak, cash register, mobil pengangkut dan seterusnya, semua itu tidaklah wajib dikeluarkan zakatnya. Yang dikeluarkan hanyalah harga dari barang miliknya yang akan dijualnya. Itupun bila besarnya telah melampaui nisabnya dan telah berjalan selama satu haul (tahun qamariyah).

Sedangkan bila ada seseorang membeli suatu barang meski harganya senilai dengan nisab zakat perdagangan, maka sebenarnya dia tidak diwajibkan membayar zakat perdagangan. Sebab dia bukan seorang pedagang dan juga tidak sedang berdagang. Dia hanyalah melakukan sebuah transaksi perdagangan semata. Maka tidak ada kewajiban baginya untuk bayar zakat perdangangan.

Pendapat Yang Mewajibkan Adanya Zakat

Namun memang benar ada sebagian pendapat di masa kini yang cenderung untuk mewajibkan adanya zakat dari sebuah transaksi jual beli, meski sebenarnya bukanlah sebuah bentuk bisnis / usaha perdagangan. Pendapat ini seringkali kita dengar dari para pengelola lembaga amil zakat mengacu kepada ijtihad tentang zakat di masa kini.

Misalnya seperti yang anda tanyakan itu. Bila ada seseorang membeli benda yang dengan harga tertentu, maka dia wajib bayar zakat atas transaksi yang dilakukan. Bahkan ada juga yang mewajibkan zakat disebabkan seseorang membayar ONH. Barangkali menurutnya, orang yang bayar ONH itu adalah orang kaya yang wajib bayar zakat. Sayangnya, istimbath hukum jenis zakat yang seperti ini terlalu lemah. Paling tidak, kita tidak menemukannya di dalam kitab-kitab fiqih yang muktamad tentang adanya kewajiban zakat bagi orang yang akan pergi haji.

Hadaanallahu Wa Iyyakum Ajma`in, Wallahu A`lam Bish-shawab,
Wassalamu `Alaikum Warahmatullahi Wa Barakatuh.

jihadsabili - 20 April 2011

tapi ana sendi buat melatih tiap membeli barang yang jatuh nasabya..ana keluarkan zakatya 2.5 %///contohnya emas, kulkas, hp, motor…allahu a’lam

8. abu dzar - 11 Januari 2011

knapa kang udin ???? kok kang udin sih, ganti ah.

UDIN - 14 Januari 2011

GPP ABU..

UDIN - 14 Januari 2011

Cuma banyak fansnya aja..gk ada akhwatnya hehe…

9. rafaqo - 11 Februari 2011

assalamu’alaikum
female toh??
kirain male…
salam kenal

10. Sofyan Hadi Abu Affan - 28 Februari 2011

bismillah…

kunjungan perdana….

Istiqomah di atas al haq…….!!

jihadsabili - 28 Februari 2011

ahlan wa sahlan…aamiin…

11. contemporary furniture design - 14 Juni 2011

Nice post, I certainly love this website, keep on it.

12. maramis setiawan - 12 Juli 2011

Nice blog…
Ahsan setiap post dibuat (continue reading) biar ga panjang2 di halaman depannya

Salam ukuwah, dari Bandarjaya

13. r2 - 8 Agustus 2011

jika mbyr kifarat puasa 2bln dg cara puasa bulan pertama brpa hr bln brikutnya berapa harismp genap 2bln boleh ato tdk..???
jika kfrt mberi makan 60 orang miskin diganti dg mberi uang 60 orang miskin/anak yatim gmn..??

jihadsabili - 9 Agustus 2011

harus berturut turut selama 2 bulan jika tidak berturt turut dia harus mengulang dari awal puasanya….allahu a’lam jika memberi makan 6o orang miskin diganti uang tidak mengapa asalkan mencukupi kebutuhan makanya sehari allahu a’lam

14. abuaqila - 29 April 2014

ijin copy, jazakallah khairan ….


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: