jump to navigation

Ketika AKU menangis, 13 Juni 2011

Posted by jihadsabili in nasehat.
trackback

Bismillah

 

Itu bukan berarti AKU sedang mengeluarkan senjata terampuhKU. Melainkan justru berarti AKU sedang mengeluarkan senjata terakhirKU.

Ketika AKU menangis,

Itu bukan berarti AKU tidak berusaha menahannya. Melainkan karena pertahananKU sudah tak mampu lagi membendung air mata.

Ketika AKU menangis,

Itu bukan karena AKU ingin terlihat lemah. Melainkan karena AKU sudah tak sanggup berpura-pura kuat.

Ketika AKU menangis,

Bukan berarti AKU ingin mencari perhatian. Melainkan karna apa yang AKU perhatikan seakan ingin mengabaikan.

 

Ketika AKU menangis,

Bukan berarti AKU mengharapkan belas kasihan, Melainkan karena AKU sedang mengasihani diriKU sendiri.

Ketika AKU menangis,

Bukan berarti AKU ingin membuat sesuatu yang KU tangisi merasa bersalah. Melainkan karena AKU tidak tahu kesalahan apa yang membuat keadaan menjadi sedemikian.

Ketika AKU menangis,

Bukan berarti AKU sedang memancing kepedulian semua orang terhadapKU. Melainkan justru karena AKU tau, bahwa tidak akan ada orang yang peduli.

 

Ketika AKU menangis

Janganlah kau menghukumKU dengan meninggalkan begitu saja. Karena AKU tidak akan mampu membawa berjuta tetes air mataKU sambil mengejarmu…

 

http://www.facebook.com/notes/aidah-mujahidah-al-mannaan/-ketika-aku-menangis-/207495662621017

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: