jump to navigation

Ajarilah Aku Tentang Cinta dan Pernikahan 26 Januari 2011

Posted by jihadsabili in cinta.
trackback

Suatu hari seorang santri brtanya kpd gurunya, “Wahai guru, Apa itu cinta? Bagaimana saya menemukannya?”

Gurunya mnjawab, “Ada ladang gandum yg luas di depan sana. Berjalanlah kamu dan tanpa boleh mundur kembali, kemudian ambillah satu saja ranting. Jika kamu menemukan ranting yg kamu anggap paling menakjubkan, artinya kamu telah menemukan cinta.”

Santri pun brjalan dan tak seberapa lama dia kembali dg tangan kosong, tnpa membawa apapun.

Gurunya brtanya, “Mengapa kamu tak membawa satu pun ranting?”

Dia menjawab, “Aku hnya boleh membawa satu ranting saja dan saat brjalan tak boleh menoleh mundur kmbali (brbalik). Sebenarnya aku tlah menemukan apa yg paling menakjubkan, tapi aku tak tau apakah ada yg lebih menakjubkan lagi di depan sana, jadi tak ku ambil ranting trsebut. Saat ku melanjutkan berjalan lebih jauh lagi, baru ku sadari bhwa ranting2 yg ku temukan kemudian tak sebagus ranting yg tadi, jadi tak ku ambil sebatang ranting pun pada akhirnya.”

Gurunya kemudian menjawab, “Jadi ya… Itulah cinta.”

Di hari yg lain, sang santri brtanya lg kpd gurunya,
“Duhai guru, apa itu pernikahan? Bagaimana saya bisa menemukannya?”

Gurunya pun mnjawab, “Ada hutan yg subur di depan sana. Brjalanlah tnpa boleh mundur kmbali (menoleh) dan kamu hny boleh menebang satu pohon saja. Dan tebanglah jika kamu menemukan pohon yg plg tinggi. Krna artinya kamu tlah menemukan apa itu pernikahan.”

Kmudian brjalanlah ia, dan tak sberapa lama, dia kmbali dg membawa pohon. Pohon tsb bukanlah pohon yg subur, dan tak juga trlalu tinggi. Pohon itu biasa2 sj.

Sang guru brtnya, “Mengapa kamu memotong pohon yg sprti itu?”

Dia pun mnjwab, “Sebab brdasarkn pengalamanku sbelumnya, stlh mnjlajahi hmpir stngah ladang gandum, trnyta aku kmbali dg tangan kosong. Jadi dikesempatan ini, aku lihat pohon ini, dan kurasa tdklah buruk2 amat, jd kuputuskn utk menebangnya dn membawanya ke sini. Aku tak mau mghilangkn ksempatan utk mndptknnya.”

Gurunya pun kmudian mnjwb, “ya itulah prnikahan”

=====> ^_*
Cinta itu smakin dicari, mk smakin tak ditemukn. Cinta adanya di dlm lubuk hati, ktika dpt menahan keinginan dn harapan yg lebih.
Ktika pgharapan dn keinginan yg brlebihan akan cinta, mk yg didpt adlh kehampaan. Tiada sesuatu pun yg di dpt, dn tak dpt dimundurkn kmbali. Wktu dn masa tak dpt diputar mundur. Terimalah cinta itu apa adanya.

Prnikahan adlh klanjutan dr cinta. Adlh proses mndptkn ksempatan, ktika kita mncari yg trbaik diantara pilihan yg ada, mk akan mengurangi ksempatan utk mndptknnya. Ktika ksempurnaan ingin kita dptkn, mk sia2lah waktumu dlm mndptkn prnikahan itu, krna sbenarnya kesempurnaan itu hampa adanya dan hny milik Allah semata.
^_~

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: