jump to navigation

Amankah Minum Obat Selama Hamil? 6 Januari 2011

Posted by jihadsabili in kesehatan, muslimah.
trackback

Amankah Minum Obat Selama Hamil?

 

Mungkin selama ini Anda tidak berpikir apa-apa saat menenggak aspirin untuk mengatasi migren Anda. Tapi tidak demikian halnya ketika Anda hamil. Seperti kita tahu, banyak label obat bebas bertuliskan, Tidak dianjurkan untuk ibu hamil. Lalu bagaimana cara mengenali obat bebas yang aman untuk ibu hamil?

Obat batuk dan flu
Bila Anda terserang flu atau batuk, konsultasikan dulu kondisi kehamilan Anda dengan dokter atau apoteker, ketimbang Anda langsung membeli obat bebas di toko obat atau supermarket. Sekarang ini pengobatan batuk dan pilek sering mengandung kombinasi obat-obatan yang berbeda , bahkan tak jarang juga mengandung alkohol. Untuk mengobati batuk dan pilek, sebaiknya Anda menggunakan obat yang dianjurkan dokter dan minumlah sebanyak-banyaknya cairan.

Obat pencernaan
Obat bebas untuk pencernaan biasanya tidak membahayakan kehamilan. Namun bila Anda mengalami gangguan pencernaan ringan atau perut terasa panas, akan lebih aman bila Anda meminta saran dari apoteker terlebih dahulu sebelum Anda membeli obat. Bila sakit tak kunjung sembuh atau bahkan semakin parah, pergilah ke dokter kandungan untuk memastikan apa penyebab sakit yang Anda derita.

Obat pereda sakit
Kebanyakan wanita hamil menganggap parasetamol cukup aman untuk dikonsumsi. Namun ada juga beberapa wanita yang sensitif dengan obat ini. Maka, jangan malas untuk berkonsultasi dahulu dengan bidan atau dokter sebelum mengkonsumsinya. Aspirin dan ibuprofen tidak dianjurkan untuk ibu hamil di atas 30 minggu, karena dapat mempengaruhi katup jantung bayi. Bila Anda sakit kepala atau merasa nyeri saat hamil, konsumsilah parasetamol dalam jumlah yang dianjurkan, dan bila tidak sembuh juga, konsultasikan dengan bidan atau dokter kandungan.

Obat jamur
Menggunakan obat bebas seperti krim atau pil untuk mengatasi jamur tanpa rekomendasi dokter sama sekali tidak dianjurkan saat Anda tengah hamil. Bila Anda menderita jamur, lebih baik kunjungi dokter kandungan sehingga ia dapat mendeteksi kemungkinan adanya infeksi vagina. Jamur yang tak kunjung sembuh juga dapat menjadi pertanda Anda berbakat mengidap diabetes dalam kehamilan.

Obat sembelit
Meskipun obat bebas untuk sembelit relatif aman untuk kehamilan, namun tetap saja Anda perlu berkonsultasi dengan dokter kandungan terlebih dahulu sebelum mengkonsumsinya. Dokter Anda akan memilihkan obat yang cocok untuk Anda dan masalah Anda pun dapat teratasi dengan cepat.

Obat jerawat
Beberapa obat jerawat mengandung retinoids yang merupakan bahan campuran vitamin A. Obat jerawat yang mengandung retinoids dalam dosis tinggi (biasanya harus menggunakan resep dokter) tidak aman bagi kehamilan karena dapat meningkatkan risiko bayi lahir cacat. Kulit Anda juga lebih sensitif selama kehamilan, sehingga sebelum melakukan pengobatan jerawat, sebaiknya Anda berkonsultasi dulu dengan bidan, dokter kandungan, atau apoteker.

Obat Antibiotik
Kebanyakan antibiotik, termasuk penisilin, cukup aman untuk kehamilan. Namun tetracyline dapat mengubah warna gigi bayi saat dikonsumsi setelah usia 12 minggu kehamilan. Konsultasikan pada dokter, agar Anda mendapatkan pengobatan antibiotik yang paling aman bagi Anda dan bayi yang Anda kandung.

Obat Cystitis
Obat bebas untuk cystitis biasanya mengandung sodium dalam kadar tinggi dan tidak dianjurkan selama kehamilan. Jadi, bila Anda terserang cystitis, segeralah berkonsultasi ke dokter dan konsumsi cairan sebanyak-banyaknya.

Bagaimana bila Anda sedang menjalani pengobatan rutin?
Bila Anda menderita penyakit kronis dan tengah menjalani pengobatan rutin, misalnya Anda menderita penyakit asma, eksim, psoriasis, epilepsi atau diabetes, Anda harus berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum berencana hamil. Walaupun mungkin pengobatan ini tidak sampai membahayakan kehamilan, tapi dokter akan mengontrol untuk memastikan kondisi Anda, serta menyesuaikan dosisnya. Bagi Anda yang menderita diabetes, kehamilan Anda juga harus senantiasa dikontrol, dan lebih dianjurkan bila Anda juga berkonsultasi dengan dokter spesialis.

[sumber: http://www.indofamily.info/index.php?option=com_content&task=view&id=348&Itemid=108%5D

Komentar»

1. ana - 30 Maret 2011

blh tanya g…kl utk obat herbal bgmn?apakah tetap aman untuk wanita hamil


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: