jump to navigation

Pendusta di Sisi Allah 28 Desember 2010

Posted by jihadsabili in adaB.
trackback

Pendusta di Sisi Allah

Allah Ta’ala berfirman:
إِنَّمَا يَفْتَرِي الْكَذِبَ الَّذِينَ لاَ يُؤْمِنُونَ بِآيَاتِ اللّهِ وَأُوْلـئِكَ هُمُ الْكَاذِبُونَ
“Sesungguhnya yang mengada-adakan kebohongan, hanyalah orang-orang yang tidak beriman kepada ayat-ayat Allah, dan mereka itulah orang-orang pendusta.” (QS. An-Nahl: 105)
Dari Abdullah bin Mas’ud radhiallahu anhu dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
عَلَيْكُمْ بِالصِّدْقِ فَإِنَّ الصِّدْقَ يَهْدِي إِلَى الْبِرِّ وَإِنَّ الْبِرَّ يَهْدِي إِلَى الْجَنَّةِ وَمَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَصْدُقُ وَيَتَحَرَّى الصِّدْقَ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللَّهِ صِدِّيقًا وَإِيَّاكُمْ وَالْكَذِبَ فَإِنَّ الْكَذِبَ يَهْدِي إِلَى الْفُجُورِ وَإِنَّ الْفُجُورَ يَهْدِي إِلَى النَّارِ وَمَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَكْذِبُ وَيَتَحَرَّى الْكَذِبَ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللَّهِ كَذَّابًا
“Wajib atas kalian untuk berlaku jujur, karena kejujuran itu akan membimbing kepada kebaikan, dan kebaikan itu akan membimbing menuju surga. Sesungguhnya seseorang yang senantiasa berlaku jujur dan memelihara kejujuran, maka dia akan dicatat sebagai orang yang jujur di sisi Allah. Waspadalah kalian dari kedustaan, karena kedustaan itu akan menggiring kepada kejahatan, dan kejahatan itu akan menjerumuskan ke dalam neraka. Seseorang yang senantiasa berdusta dan memelihara kedustaan, maka dia akan dicatat sebagai pendusta di sisi Allah.’” (HR. Al-Bukhari no. 89 dan Muslim no. 58)
Dari Abdullah bin Amr radhiallahu anhuma bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
أَرْبَعٌ مَنْ كُنَّ فِيهِ كَانَ مُنَافِقًا خَالِصًا وَمَنْ كَانَتْ فِيهِ خَصْلَةٌ مِنْهُنَّ كَانَتْ فِيهِ خَصْلَةٌ مِنْ النِّفَاقِ حَتَّى يَدَعَهَا إِذَا اؤْتُمِنَ خَانَ وَإِذَا حَدَّثَ كَذَبَ وَإِذَا عَاهَدَ غَدَرَ وَإِذَا خَاصَمَ فَجَرَ
“Empat hal bila ada pada seseorang maka dia adalah seorang munafiq tulen, dan barangsiapa yang terdapat pada dirinya satu sifat dari empat hal tersebut maka pada dirinya terdapat sifat nifaq hingga dia meninggalkannya. Yaitu, jika diberi amanat dia khianat, jika berbicara dia dusta, jika berjanji dia mengingkari, dan jika berseteru dia berbuat kefajiran”. (HR. Al-Bukhari no. 89 dan Muslim no. 58)

Penjelasan ringkas:
Allah Ta’ala berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَكُونُوا مَعَ الصَّادِقِينَ
“Wahai orang-orang yang beriman bertakwalah kepada Allah, dan hendaklah kalian bersama dengan orang-orang yang jujur.” (QS. At Taubah: 119)
Allah Ta’ala juga berfirman:
فَلَوْ صَدَقُوا اللَّهَ لَكَانَ خَيْرًا لَهُمْ
“Seandainya mereka berlaku jujur kepada Allah, niscaya yang demikian itu lebih baik bagi mereka.” (QS. Muhammad: 21)
Maka tatkala Allah Ta’ala menyeru orang-orang yang beriman untuk jujur dan untuk bersama dengan orang-orang jujur, maka ini menunjukkan bahwa kejujuran merupakan salah satu dari konsekuensi keimanan dan juga menunjukkan bahwa berdusta merupakan tanda hatinya tidak beriman kepada ayat-ayat Allah. Karenanya sangat wajar jika sifat dusta dijadikan salah satu tanda-tanda orang munafik, karena orang munafik adalah orang yang hatinya tidak beriman walaupun lahiriahnya dia menampakkan keimanan kepada Allah.

Di antara akibat jelek dari kedustaan dan nasib buruk yang akan menimpa pelakunya adalah bahwa orang yang membiasakan dirinya untuk berdusta maka dia tidak akan pernah lepas dari sifat dusta tersebut selama-lamanya, wal ‘iyadzu billah. Allah tidak akan memberikan taufik kepadanya untuk berkata dan berlaku jujur, dan setiap kali dia ingin jujur maka pasti akan ada perkara yang menghalanginya untuk jujur. Hal itu dikarenakan Allah Ta’ala telah menetapkan bahwa dia adalah pendusta, dan jika Allah Ta’ala telah menetapkan sesuatu maka itu tidak akan berubah selamanya. Karenanya Allah Ta’ala telah mempersiapkan baginya tempat di dalam neraka akibat kedustaannya.

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: