jump to navigation

Keutamaan Sedekah yang Tersembunyi 28 Desember 2010

Posted by jihadsabili in adaB.
trackback

Keutamaan Sedekah yang Tersembunyi

Allah Ta’ala berfirman:
إِن تُبْدُواْ الصَّدَقَاتِ فَنِعِمَّا هِيَ وَإِن تُخْفُوهَا وَتُؤْتُوهَا الْفُقَرَاء فَهُوَ خَيْرٌ لُّكُمْ
“Jika kalian menampakkan sedekah maka itu adalah sebaik-sebaik sedekah. Dan jika kalian menyembunyikannya dan memberikannya kepada orang-orang yang fakir, maka itu lebih baik bagi kalian.” (QS. Al-Baqarah: 271)
Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda:
سَبْعَةٌ يُظِلُّهُمْ اللَّهُ فِي ظِلِّهِ يَوْمَ لَا ظِلَّ إِلَّا ظِلُّهُ الْإِمَامُ الْعَادِلُ وَشَابٌّ نَشَأَ فِي عِبَادَةِ رَبِّهِ وَرَجُلٌ قَلْبُهُ مُعَلَّقٌ فِي الْمَسَاجِدِ وَرَجُلَانِ تَحَابَّا فِي اللَّهِ اجْتَمَعَا عَلَيْهِ وَتَفَرَّقَا عَلَيْهِ وَرَجُلٌ طَلَبَتْهُ امْرَأَةٌ ذَاتُ مَنْصِبٍ وَجَمَالٍ فَقَالَ إِنِّي أَخَافُ اللَّهَ وَرَجُلٌ تَصَدَّقَ أَخْفَى حَتَّى لَا تَعْلَمَ شِمَالُهُ مَا تُنْفِقُ يَمِينُهُ وَرَجُلٌ ذَكَرَ اللَّهَ خَالِيًا فَفَاضَتْ عَيْنَاهُ
“Ada tujuh golongan manusia yang akan mendapat naungan Allah pada hari yang tidak ada naungan kecuali naungan-Nya: Pemimpin yang adil, seorang pemuda yang tumbuh dalam ibadah kepada Rabbnya, seorang laki-laki yang hatinya terpaut dengan masjid, dua orang yang saling mencintai karena Allah; mereka tidak bertemu kecuali karena Allah dan berpisah karena Allah, seorang laki-laki yang diajak berbuat maksiat oleh seorang wanita kaya lagi cantik lalu dia berkata, “Aku takut kepada Allah,” dan seorang yang bersedekah dengan menyembunyikannya hingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diinfakkan oleh tangan kanannya, serta seorang laki-laki yang bersendirian berzikir kepada Allah hingga kedua matanya basah karena menangis.” (HR. Al-Bukhari no. 660 dan Muslim no. 1031)

Penjelasan ringkas:
Di antara nilai lebih dari sebuah sedekah adalah ketika dia dikeluarkan dalam keadaan sembunyi-sembunyi, yakni tidak ada yang mengetahuinya kecuali Allah, dirinya, dan orang yang menerima sedekahnya. Hal ini lebih baik daripada jika dia bersedekah dengan disaksikan oleh orang lain, karena ini lebih menjaga keikhlasan, lebih menjauhkan dari riya` atau sum’ah, menjaga harga diri saudaranya yang menerima sedekah tersebut agar tidak dipandang rendah oleh orang yang melihat dia menerima sedekah. Karenanya tatkala orang yang bersedekah secara rahasia berusaha dengannya untuk melindungi dirinya dari riya` dan melindungi kehormatan saudaranya dari pelecehan, maka Allah Ta’ala membalasnya dengan melindunginya pada hari kiamat, dimana tidak ada perlindungan pada hari itu kecuali perlindungan-Nya.

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: