jump to navigation

Nasehat Syaikh Salim Al-Hilali Kepada Salafiyin Yang Hendak Menggunakan Internet 25 Desember 2010

Posted by jihadsabili in fatwa, nasehat.
trackback

Nasehat Syaikh Salim Al-Hilali Kepada Salafiyin Yang Hendak Menggunakan Internet

Fadhilatus Syaikh Salim bin Ied al-Hilali hafizhahullahu- ditanya pada saat
Dauroh al-Imam al-Albani tentang Ilmu Syariah dan Bahasa sebagai berikut
: Apakah nasihat anda bagi website-website salafi di internet? Kami
mengharapkan jawaban yang cukup dan memuaskan.

Jawaban :

Sesungguhnya website internet di zaman ini telah menembus batas dan menerobos
menembus rintangan serta telah memasuki rumah-rumah dan kantor-kantor… dan
banyak lagi masuk ke rumah-rumah kita tanpa meminta izin terlebih dahulu kepada
kita. Pada hakikatnya, website ini menyodorkan kepada kita banyak sekali ilmu,
mempersingkat waktu dan manusia dapat memperoleh banyak ilmu dan maklumat
(berita) melalui perantaraannya.

Hal ini tentu saja merupakan nikmat yang dianugerahkan
oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala kepada manusia, Dia mengajarkan manusia apa yang
tidak mereka ketahui, dan Allah memberikan keutamaan besar bagi manusia. Namun
nikmat ini, sebagaimana nikmat-nikmat lainnya, maka pasti akan ada orang-orang
yang bersyukur dan ada pula yang kufur.

Adapun orang-orang yang bersyukur, maka mereka menkhidmatkan websitenya untuk
berdakwah di jalan Allah, mengajarkan ilmu-ilmu yang bermanfaat
bagi manusia, mengajarkan Kitabullah dan Sunnah Rasulillah Shallallahu ‘alaihi
wa Sallam, mengajarkan ilmu hadits, ilmu tafsir, ilmu ushul fiqh dan ilmu-ilmu
yang bermanfaat lainnya

Pada hakikatnya, dengan praktek ataupun saling mempraktekan diantara saudara-saudara
kita, kita mengetahui bahwa mereka mampu belajar melalui perantaraan internet
dan mereka mampu memasukkan dauroh-dauroh melalui internet (menjadi
live sehingga manfaatnya semakin menyebar, pent.). Kami memohon kepada
Allah Subhanahu wa Ta’ala agar membalas mereka dengan ganjaran yang baik.

Di sisi lain, ada website-website yang menjadi tempat pemeliharaan bagi ‘fitnah
syubuhat’ dan ‘fitnah syahwat’. Maka barangsiapa
yang memasuki website ini, saya katakan kepadanya : Hendaklah dirinya
takut kepada Allah atas dirinya dan pengelihatannya, janganlah melihat
kepada apa yang diharamkan, jangan melihat situs-situs website yang vulgar,
dan jangan pula melihat kepada hal-hal yang dapat membangkitkan syahwat dan
naluri serta mengobarkan nafsu. Hal yang demikian ini akan membawa dan menggiring
kepada malapetaka yang dahsyat, khususnya kepada keluarga dan khususnya lagi
kepada para pemuda yang mana mereka berada di fase remaja yang rapuh. Hendaknya
seorang manusia itu takut kepada Allah Azza wa Jalla baik tatkala sendirian
maupun di tempat umum, baik di saat bergerak maupun di saat diam, baik
di dalam rumahnya ataupun di dalam perjalanannya. Hendaknya para bapak
benar-benar mengawasi anak-anak mereka dan mereka mengetahui apa yang
dilakukan oleh anak-anak mereka.

Adapun mengenai fitnah syubuhat, maka membicarakan tentangnya bukanlah hal
yang sulit! Di website ini (fitnah syubuhat, pent.), yang terjadi adalah orang-orang
menulis di situs dan website tidaklah dikenal namanya, tidak diketahui gambarannya,
asalnya dan tidak pula keluarganya. Semuanya hanya berkunyah : Abu Fulan, Abu
Allan, Abu Zaid, Abu Amru! Salah seorang dari mereka ada yang duduk
di bekakang komputer, sedangkan kita tidak tahu apakah dia ini seorang syetan
yang sedang menulis ataukah dia ini adalah orang yang bekerja untuk agen rahasia
yang sedang menulis. Dia memecah belah para pemuda, mengobarkan semangat
arogan dan melemparkan syubuhat serta ia berbicara dengan ucapan yang dimurkai
oleh Allah dan Rasul-Nya Shallallahu ‘alaihi wa Sallam. Wala’ (loyalitas)
dan Baro’ (berlepas diri) di website dan situs ini semata-mata hanya ditujukan
pada individu atau person-person tertentu. Akal bagaimanakah, syariat apakah
dan budaya manakah yang membolehkan atau menghalalkan untuk memecah-belah para
pemuda.!! Atau memusuhi dan berwala pada satu orang! Atau dua orang! Atau selainnnya!!
Dan memecah belah dakwah di dunia atas dasar berwala’ pd orang
ini atau memusuhi orang itu!!

Saya katakan : Jika kamu mampu untuk mengambil manfaat dari situs ini, dan
kamu juga memiliki kebebasan untuk memilih. Namun jika kamu
tidak mengetahui apa yang dikatakan dan kamu tidak mampu memilah-milah apa yang
ditulis di dalam situs ini, maka berhati-hatilah kamu dari situs ini, karena
sesungguhnya situs ini adalah ‘situs fitnah’, terkhusus lagi dengan
situs-situs yang berpakaian dengan pakaian salafiyah seperti : ‘anasalafi’!*
atau ‘sahab’!** ataupun ‘ahlul hadits’! Situs-situs
ini merupakan situs yang dikelola oleh ahlul ahwa’, ahlul bid’ah
dan ahlu dholalah (para pengikut kesesatan). Dan diantara mereka telah dikenal
akan klaim palsunya (terhadap dakwah salafiyah).

Maka saya katakan wahai saudara-saudaraku! : Sekiranya kita luangkan waktu
kita di belakang komputer dan kita membuka situs-situs ini dalam rangka menuntut
ilmu syar’i, ataupun dalam rangka membaca buku yang bermanfaat, ataupun
untuk bertanya kepada ahli ilmu atau mendengarkan kaset-kaset ceramah mereka,
maka yang demikian ini lebih baik bagi kita, akibatnya lebih baik dan faidahnya
lebih besar. (selesai).

(Dialihbahasakan oleh Abu Salma bin Burhan at-Tirnati dari muntada al-Albani
(www.almenhaj.net))

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: