jump to navigation

Fatwa tentang Facebook untuk Dakwah 25 Desember 2010

Posted by jihadsabili in fatwa, nasehat.
trackback

Fatwa tentang Facebook untuk Dakwah

Fatwa tentang Facebook untuk Dakwah
Posted on 29 Agustus 2010 by penuntut ilmu
Pertanyaan :
Terdapat sebuah website bernama Facebook dimana ia menjadi populer dan secara luas
dipergunakan oleh seluruh dunia. Di dalam website ini, setiap orang m…empunyai halaman
mereka (sendiri) dimana mereka dapat menulis dan memosting (memberi keterangan) gambargambar
mereka. Melalui penggunaan website tersebut, laki-laki dan perempuan mampu untuk
melihat gambar-gambar satu sama lain. Dan mereka sering bertemu melalui website ini.
Selanjutnya, disebutkan juga pada beberapa koran dan berita melaporkan bahwa ia menyebabkan
penculikan, seperti perzinaan dan perbuatan zina telah meningkat secara langsung dikarenakan
website tersebut. Sekarang, beberapa dari ahlussunnah telah memulai menggunakan website
tersebut dengan nama da’wah. Jadi, apakah dibolehkan untuk kita menggunakan/memanfaatkan
website (facebook-penj) tersebut dengan apa yang telah kita ketahui daripada apa yang
disebutkan?
Jawaban :
Syaikh al-’Allamah Rabi’ibn hadi Al Madhkoly:“salafy tidak mengunjungi jenis website
tersebut. Telah cukup website-website salafy yang mereka dapat kunjungi”
Syaikh Abu umar Usaamah al Madinah : “website facebook adalah dari website ketidak moralan
(ketidak sopanan) dan kerusakan. Dan telah dikatakan bahwa Yahudi ada dibaliknya, dan
Allooh Maha Mengetahui kebenaran atas pernyataan ini. Pada sebagian kasus, hal ini tidaklah
menjadi perhatian kita. yang menjadi perhatian kita adalah apakah praktik-praktik yang terjadi
dari website tersebut diperbolehkan oleh syari’at (agama). Seperti, menggunakan website untuk
bertemu wanita, dan bersosialisasi antar lawan jenis maupun menggunakannya untuk kegiatan
jahat (kerusakan), kemudian hal ini jelaslah tidak diperbolehkan.” dan wanita adalah makhluk
yang lemah dan naif, sehingga messenger (contoh msn) dan chat dan website-website semisalnya
dan pembuat program merusak perkumpulan komunitas daripada itu, jika mereka (messenger
dan chat -penj) digunakan antara pria dan wanita. Hal ini telah lengkap dan telah nyata
ketidakbolehannya, dengan itu wanita menjadi lemah dan mudah menjadi korban dan beberapa
kasus-kasus yang lain seperti zina dan perceraian, dan berbuat dosa oleh karena menggunakan
website tersebut. Dan ini adalah sesuatu hal yang pasti diakui. Facebook menjadi perkumpulan
antara kejahatan dari berbagai jenis pesan pembuat program. Sehingga, semua program telah
diungguli oleh facebook dan meningkat karenaya (seperti kejahatan mereka). Oleh sebab itu, hal
ini adalah ketidak moral-an dan website yang jahat (rusak). Dan jika anda menggunakannya
untuk membuat halaman da’wah, kemudian wanita akan membuka halamanmu. Dan hal tsb
mengharuskan bersosialisasi dengan wanita kemudian berbicara kepadanya, dan barangkali dia
(perempuan) akan mengirimkan gambar kepadamu dan hal ini adalah sesuatu yang tidak bisa
dihindari dari facebook. Dari sebab itulah, menggunakan website tersebut tidaklah
diperbolehkan, dan saya menasehati kepada para pemuda agar mereka menjauhinya secara total,
dan memperingatkannya kembali. Dan pada kenyataannya, perbuatan masyarakat menjadi
semakin penuh dosa dan meragukan menggunakannya dikarenakan sebagian daripada kita
menggunakannya, terkhusus bahwasanya ia menyebabkan kerugian lebih banyak (daripada
manfaat). sehingga, aku menyarankan kamu agar tidak memasukinya/mengunjunginya”

Syaikh abu ‘Amr al hajuri al yamani: “ALLAH menyebutkan dalam kitab suciNya (al Qur’aanpenj)
: “Dan orang-orang yang tidak memberikan persaksian palsu, dan apabila mereka bertemu
dengan (orang-orang) yang mengerjakan perbuatan-perbuatan yang …tidak berfaedah, mereka lalui
(saja) dengan menjaga kehormatan dirinya” dan arti dari persaksian adalah mengambil bagian
daripadanya atau menghadiahkannya. ALLAH Yang Maha Besar berfirman “Karena itu,
barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia
berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka
(wajiblah baginya berpuasa), “varti dari barangsiapa adalah yang melihat dan berpartisipasi
daripadanya (bulan tsb). Sehingga, hal tersebut tidaklah diperbolehkan bagi setiap muslim yang
takut kepada Allooh untuk menggunakan website tersebut dan bekerjasama daripadanya.
Terkhusus, berdasarkan apa yang telah disebutkan bahwa kerusakan dan meluasnya kejahatan
dimana terjadi dari gambar-gambar dan pertemuan dari wanita sebagaimana yang disebutkan
karena website tersebut dari ketidaksahan hubungan antar lawan jenis dan penculikan-penculikan
Dan selain daripada itu, tindakan kejahatan juga terjadi. Dan dengan rahmat dan karunia Allooh,
seseorang dapat membuat forum sendiri pada waktu ini dimana dia tinggal. Sehingga, Ahlus
sunnah seharusnya membuat website mereka sendiri dan forum-forum dimana disana tidak
adanya bantuan untuk dosa dan pelanggaran satu sama lain, tetapi lebih baik untuk membantu
manusia ke jalan kebenaran dan kealiman serta dimana manusia dapat sepenuhnya bersegera
menuju ALLAH. Adapun, kerjasama dari jenis-jenis website, jika hal tersebut terdapat beberapa
kebaikan daripadanya, dan kejahatan di dalamnya terdapat lebih banyak dan bekerjasama dari
website tersebut merupakan persetujuan kejahatan di dalamnya, sehingga tidak diperbolehkan
daripada bekerjasama dengannya.
oleh Mustafa Ibn Muhammad
Syaikh Rabi’berkata : hal ini untuk lebih memperhatikan waktumu. Adalah kewajiban bagi
seorang pelajar salafi untuk mengetahui agat tidak membuang/melalaikan waktunya
sumber :
Filed under: tanya jawab Ditandai: | Facebook

by penuntut ilmuPertanyaan :Terdapat sebuah website bernama Facebook dimana ia menjadi populer dan secara luasdipergunakan oleh seluruh dunia. Di dalam website ini, setiap orang mempunyai halamanmereka (sendiri) dimana mereka dapat menulis dan memosting (memberi keterangan) gambargambarmereka. Melalui penggunaan website tersebut, laki-laki dan perempuan mampu untukmelihat gambar-gambar satu sama lain. Dan mereka sering bertemu melalui website ini.Selanjutnya, disebutkan juga pada beberapa koran dan berita melaporkan bahwa ia menyebabkanpenculikan, seperti perzinaan dan perbuatan zina telah meningkat secara langsung dikarenakanwebsite tersebut. Sekarang, beberapa dari ahlussunnah telah memulai menggunakan websitetersebut dengan nama da’wah. Jadi, apakah dibolehkan untuk kita menggunakan/memanfaatkanwebsite (facebook-penj) tersebut dengan apa yang telah kita ketahui daripada apa yangdisebutkan?Jawaban :Syaikh al-’Allamah Rabi’ibn hadi Al Madhkoly:“salafy tidak mengunjungi jenis websitetersebut

Begini kita melihat pertanyaannya, akh
>>>”Terdapat sebuah website bernama Facebook.. setiap orang dapat memosting (memberi keterangan) gambargambarmereka.<<<

{Ini lebih tepat disebut PERNYATAAN, penanya MENYATAKAN bahwa fb itu tmPt memosting foto-foto orang ( Dan TIDAK ADA YANG LAIN SELAIN INI DI DALAMNYA! ya syaikh,ini tentu perkataan yg tersiratnya ya) , pernyataan ini tidak adil karena kenyataannya fb tidak hanya digunakan untuk memasang foto-foto aja. Adapun
masalah foto orang/mahluk bernyawa telah diketahui (kecuali utk sdkt masalah spt foto ktp)telah dinyatakan ulama tentang keharamannya, Antm sendiri kan pernah mengalami hal ini, PERNYATAAN ini telah MENYATAKAN bahwa face book tempat memosting gambar-gambar laki-laki dan perempuan , jawaban syaikh telah di stir dari awal untuk mengatakan Haramnya persoalan ini , ulama manapun akan mengharamkannya kalau cuma begini }

>>> penggunaan website tersebut, laki-laki dan perempuan mampu untukmelihat gambar-gambar satu sama lain. Dan mereka sering bertemu melalui website ini.<<<

{PERNYATAAN Kedua Laki-laki dan perempuan di fb itu saling melihat foto-foto mereka satu sama lain. Dan dibuat SEOLAH-OLAH FB itu tidak digunakan kecuali untuk hal ini saja…kira2 antum apa jawaban Syaikh tentang ini? Pasti mengharamkannya! Dan apakah Fb itu HANYA digunakan untuk saling melihat foto perempuan oleh lakilaki saja dan foto laki2 dilihat oleh perempuan saja?
Banyak fakta yang ditutupi di sini.

>>>. koran dan berita melaporkan bahwa ia menyebabkanpenculikan, seperti perzinaan dan perbuatan zina telah meningkat secara langsung dikarenakanwebsite tersebut <<<

{ PERNYATAAN KETIGA koran dan berita melaporkan ia penyebab penculikan ( apakah sebelum fb ini ada tidak terjadi penculikan?) , perzinaan ( apakah sebelum ada fb tidak terjadi perzinaan?). Telah meningkat SECARA LANGSUNG karena website tsb…Apakah penanya telah survey dilapangan bahwa fb ini MENINGKATKAN SECARA LANGSUNG penculikan dan perzinaan? apakah datanya ada dan AKURAT?

Disini ditekankan lagi tentang akibat buruk (SAJA)yg ditimbulkan fb.

Sekarang akhi kalau antum ditanya setelah tiga kabar diatas, boleh gak akhi Suparjan jika kita pakai website yang buruk seperti itu untuk BERDAKWAH? antum tentu menjawab GAK BOLEH…

demikianlah pertanyaan2 disusun agar JAWABAN DARI SYAIKH RABI’ MESTI MELARANGNYA…

>>>Sekarang, beberapa dari ahlussunnah telah memulai menggunakan website tersebut dengan nama da’wah. Jadi, apakah dibolehkan untuk kita menggunakan/memanfaatkan website (facebook-penj) tersebut dengan apa yang telah kita ketahui daripada apa yangdisebutkan?<<<

[ Pertanyaan si penanya untuk meminta Syaikh Rabi’ agar mengeluarkan fatwa adalah –“apakah dibolehkan untuk kita menggunakan/memanfaatkan website (facebook-penj) tersebut dengan apa yang telah kita ketahui daripada apa yang disebutkan?”
— Setelah pengetahuan syaikh dibatasi oleh tiga hal tersebut dalm pernytataannya, sekarang syaikh ditanya tentang boleh tidaknya berdakwah di website yang bejat itu? telah kita ketahui jawabannya Syaikh persis seperti apa yang diinginkan oleh PENANYA yakni larangannya}

Demikian akhi yang saya hormati, keputusan atm untuk off tentu karena kebaikan yang antm kehendaki…Barakallahu fikum
dan kita sama2 menginginkan kebaikan…
berilmu di dahulukan sebelum beramal…
silahkan telaah ulang keinginan atm dngn baik…

ada beberapa akun ustadz di face book yang saya ketahui. Ada Firanda Andirja LC( yang dekat dengan syaikh Prof DR. Abdur Rozzaq dan lagi program S2 di madinah). ust Kholid syamhudi Lc. Ust Afifi abdul wadud. ( silahkan kirim message antum pada mereka dan tunggu jawabannya apakah lebih baik off atau tidak dari fb.
Jadi kita lihat permasalahannya secara syari dan bagaimana pendapat orng yg lebih berilmu tentang ini)ada ustadz muda juga ; muhammad abduh tuasikal, abu muslih ari wahyudi, abu sufyyan rurai…abu jarir andulissi dlll

Jka soal menghapus akhwat dari daftar list, silahkan tanya juga…walau ana lebih memilih untuk meremove untuk kebaikan diri ana.
sekali lagi ini bukan usaha untuk menahan antm agar tdk off daari fb .Hanya sekedar ajakan agar sebelum melangkah kita timbang dengan mendalam.
Setahu ana ada org-org disekitar syaikh yg mempergunakan kemudahan mereka dan kedekatan mereka dgn syiakh untuk kerperluan mereka pribadi, seperti mentahdzir seseorang, sebuah yayasan dll
semoga bermanfaat
waallahu a’lam

 

Hukum Sarana sama dengan Hukum Tujuan

Perkara mubah (yang dibolehkan) itu ada dua macam. Ada perkara mubah yang dibolehkan dilihat dari dzatnya dan ada pula perkara mubah yang menjadi wasilah (perantara) kepada sesuatu yang diperintahkan ata…u sesuatu yang dilarang.

Syaikh ‘Abdurrahman bin Nashir As Sa’di –rahimahullah- mengatakan,

“Perkara mubah dibolehkan dan diizinkan oleh syari’at untuk dilakukan. Namun, perkara mubah itu dapat pula mengantarkan kepada hal-hal yang baik maka dia dikelompokkan dalam hal-hal yang diperintahkan. Perkara mubah terkadang pula mengantarkan pada hal yang jelek, maka dia dikelompokkan dalam hal-hal yang dilarang.

Inilah landasan yang harus diketahui setiap muslim bahwa hukum sarana sama dengan hukum tujuan (al wasa-il laha hukmul maqhosid).”

Maksud perkataan beliau di atas:

Apabila perkara mubah tersebut mengantarkan pada kebaikan, maka perkara mubah tersebut diperintahkan, baik dengan perintah yang wajib atau pun yang sunnah. Orang yang melakukan mubah seperti ini akan diberi ganjaran sesuai dengan niatnya.

Misalnya : Tidur adalah suatu hal yang mubah. Namun, jika tidur itu bisa membantu dalam melakukan ketaatan pada Allah atau bisa membantu dalam mencari rizki, maka tidur tersebut menjadi mustahab (dianjurkan/disunnahkan) dan akan diberi ganjaran jika diniatkan untuk mendapatkan ganjaran di sisi Allah.

Begitu pula jika perkara mubah dapat mengantarkan pada sesuatu yang dilarang, maka hukumnya pun menjadi terlarang, baik dengan larangan haram maupun makruh.
Misalnya : Terlarang menjual barang yang sebenarnya mubah namun nantinya akan digunakan untuk maksiat. Seperti menjual anggur untuk dijadikan khomr.

Contoh lainnya adalah makan dan minum dari yang thoyib dan mubah, namun secara berlebihan sampai merusak sistem pencernaan, maka ini sebaiknya ditinggalkan (makruh).

Bersenda gurau atau guyon juga asalnya adalah mubah. Sebagian ulama mengatakan, “Canda itu bagaikan garam untuk makanan. Jika terlalu banyak tidak enak, terlalu sedikit juga tidak enak.” Jadi, jika guyon tersebut sampai melalaikan dari perkara yang wajib seperti shalat atau mengganggu orang lain, maka guyon seperti ini menjadi terlarang.

Oleh karena itu, jika sudah ditetapkan hukum pada tujuan, maka sarana (perantara) menuju tujuan tadi akan memiliki hukum yang sama. Perantara pada sesuatu yang diperintahkan, maka perantara tersebut diperintahkan. Begitu pula perantara pada sesuatu yang dilarang, maka perantara tersebut dilarang pula. Misalnya tujuan tersebut wajib, maka sarana yang mengantarkan kepada yang wajib ini ikut menjadi wajib.

Contohnya : Menunaikan shalat lima waktu adalah sebagai tujuan. Dan berjalan ke tempat shalat (masjid) adalah wasilah (perantara). Maka karena tujuan tadi wajib, maka wasilah di sini juga ikut menjadi wajib. Ini berlaku untuk perkara sunnah dan seterusnya.

Intinya, Hukum Facebook adalah Tergantung Pemanfaatannya

Jadi intinya, hukum facebook adalah tergantung pemanfaatannya. Kalau pemanfaatannya adalah untuk perkara yang sia-sia dan tidak bermanfaat, maka facebook pun bernilai sia-sia dan hanya membuang-buang waktu. Begitu pula jika facebook digunakan untuk perkara yang haram, maka hukumnya pun menjadi haram. Hal ini semua termasuk dalam kaedah “al wasa-il laha hukmul maqhosid (hukum sarana sama dengan hukum tujuan).” Di bawah kaedah ini terdapat kaedah derivat atau turunan yaitu:

1. Maa laa yatimmul wajibu illah bihi fa huwa wajib (Suatu yang wajib yang tidak sempurna kecuali dengan sarana ini, maka sarana ini menjadi wajib)

2. Maa laa yatimmul masnun illah bihi fa huwa masnun (Suatu yang sunnah yang tidak sempurna kecuali dengan sarana ini, maka sarana ini menjadi wajib)

3. Maa yatawaqqoful haromu ‘alaihi fa huwa haromun (Suatu yang bisa menyebabkan terjerumus pada yang haram, maka sarana menuju yang haram tersebut menjadi haram)

4. Wasail makruh makruhatun (Perantara kepada perkara yang makruh juga dinilah makruh)

Maka lihatlah kaedah derivat yang ketiga di atas. Intinya, jika facebook digunakan untuk yang haram dan sia-sia, maka facebook menjadi haram dan terlarang.

Kita dapat melihat bahwa tidak sedikit di antara pengguna facebook yang melakukan hubungan gelap di luar nikah di dunia maya. Padahal lawan jenis yang diajak berhubungan bukanlah mahram dan bukan istri. Sungguh, banyak terjadi perselingkuhan karena kasus semacam ini. Jika memang facebook banyak digunakan untuk tujuan-tujuan seperti ini, maka sungguh kami katakan, “Hukum facebook sebagaimana hukum pemanfaatannya. Kalau dimanfaatkan untuk yang haram, maka facebook pun menjadi haram.”

Waktu yang Sia-sia Di Depan Facebook

Saudaraku, inilah yang kami ingatkan untuk para pengguna facebook. Ingatlah waktumu! Kebanyakan orang betah berjam-jam di depan facebook, bisa sampai 5 jam bahkan seharian, namun mereka begitu tidak betah di depan Al Qur’an dan majelis ilmu. Sungguh, ini yang kami sayangkan bagi saudara-saudaraku yang begitu gandrung dengan facebook. Oleh karena itu, sadarlah!!
Semoga beberapa nasehat ulama kembali menyadarkanmu tentang waktu dan hidupmu.

Imam Asy Syafi’i rahimahullah pernah mengatakan,

“Aku pernah bersama dengan seorang sufi. Aku tidaklah mendapatkan pelajaran darinya selain dua hal. Pertama, dia mengatakan bahwa waktu bagaikan pedang. Jika kamu tidak memotongnya (memanfaatkannya), maka dia akan memotongmu.”

Lanjutan dari perkataan Imam Asy Syafi’i di atas,

“Kemudian orang sufi tersebut menyebutkan perkataan lain: Jika dirimu tidak tersibukkan dengan hal-hal yang baik (haq), pasti akan tersibukkan dengan hal-hal yang sia-sia (batil).” (Al Jawabul Kafi, 109, Darul Kutub Al ‘Ilmiyah)

Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan,

“Waktu manusia adalah umurnya yang sebenarnya. Waktu tersebut adalah waktu yang dimanfaatkan untuk mendapatkan kehidupan yang abadi dan penuh kenikmatan dan terbebas dari kesempitan dan adzab yang pedih. Ketahuilah bahwa berlalunya waktu lebih cepat dari berjalannya awan (mendung). Barangsiapa yang waktunya hanya untuk ketaatan dan beribadah pada Allah, maka itulah waktu dan umurnya yang sebenarnya. Selain itu tidak dinilai sebagai kehidupannya, namun hanya teranggap seperti kehidupan binatang ternak.”

Ingatlah … kematian lebih layak bagi orang yang menyia-nyiakan waktu.

Ibnul Qayyim mengatakan perkataan selanjutnya yang sangat menyentuh qolbu,

“Jika waktu hanya dihabiskan untuk hal-hal yang membuat lalai, untuk sekedar menghamburkan syahwat (hawa nafsu), berangan-angan yang batil, hanya dihabiskan dengan banyak tidur dan digunakan dalam kebatilan, maka sungguh kematian lebih layak bagi dirinya.” (Al Jawabul Kafi, 109)

Marilah Memanfaatkan Facebook untuk Dakwah

Inilah pemanfaatan yang paling baik yaitu facebook dimanfaatkan untuk dakwah. Betapa banyak orang yang senang dikirimi pesan nasehat agama yang dibaca di inbox, note atau melalui link mereka. Banyak… yang sadar dan kembali kepada jalan kebenaran karena membaca nasehat-nasehat tersebut.

Jadilah orang yang bermanfaat bagi orang lain apalagi dalam masalah agama yang dapat mendatangkan kebahagiaan di dunia dan akhirat.

Dari Jabir, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

خيْرُ النَّاسِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling memberikan manfaat bagi orang lain.” (Al Jaami’ Ash Shogir, no. 11608)

Dari Abu Mas’ud Al Anshori, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ

“Barangsiapa memberi petunjuk pada orang lain, maka dia mendapat ganjaran sebagaimana ganjaran orang yang melakukannya.” (HR. Muslim)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda,

لأَنْ يَهْدِىَ اللَّهُ بِكَ رَجُلاً وَاحِدًا خَيْرٌ لَكَ مِنْ أَنْ يَكُونَ لَكَ حُمْرُ النَّعَمِ

“Jika Allah memberikan hidayah kepada seseorang melalui perantaraanmu maka itu lebih baik bagimu daripada mendapatkan unta merah (harta yang paling berharga orang Arab saat itu).” (HR. Bukhari dan Muslim)

Lihatlah saudaraku, bagaimana jika tulisan kita dalam note, status, atau link di facebook dibaca oleh 5, 1o bahkan ratusan orang, lalu mereka amalkan, betapa banyak pahala yang kita peroleh. Jadi, facebook jika dimanfaatkan untuk dakwah semacam ini, sungguh sangat bermanfaat.

Penutup: Nasehat bagi Para Pengguna Facebook

Faedah dari perkataan Imam Asy Syafi’i:

“Jika dirimu tidak tersibukkan dengan hal-hal yang baik, pasti akan tersibukkan dengan hal-hal yang sia-sia (batil)”.(Al Jawabul Kafi, 109)

Kami hanya bisa berdoa kepada Allah, semoga Allah memberikan taufik dan hidayah bagi orang yang membaca tulisan ini. Semoga kita dimudahkan oleh Allah untuk memanfaatkan waktu dengan baik, dalam hal-hal yang bermanfaat.

Alhamdulillahilladzi bi ni’matihi tatimmush sholihaat. Wa shallallahu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi wa shohbihi wa sallam.

Rujukan:

Al Jawabul Kafi, Ibnu Qayyim Al Jauziyah, Darul Kutub Al ‘Ilmiyah
Al Qowa’id wal Ushul Al Jaami’ah, Abdurrahman bin Nashir As Sa’di, Darul Wathon Lin Nasyr
Jam’ul Mahshul fi Syarhi Risalah Ibni Sya’di fil Ushul, Abdullah bin Sholeh Al Fauzan, Dar Al Muslim
Risalah Lathifah, Abdurrahman bin Nashir As Sa’di

***
Al Faqir Ilallah: Muhammad Abduh Tuasikal
Disusun di Mediu Learning Center, Rabu, 10 Jumadits Tsani 1430 H

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: