jump to navigation

Hukum Bermuamalah dengan Bank Konvensional 20 Maret 2011

Posted by jihadsabili in adaB, fatwa.
trackback

Hukum Bermuamalah dengan Bank Konvensional


Apakah hukum syariat tentang perkara-perkara sebagai berikut; Menyimpan harta di bank dan setiap tahun mendapatkan bunga? Meminjam dari bank dengan bunga sesuai dangan jangka waktu tertentu Menyimpan harta dibank tapi tidak mengambil bunga? Pegawai yang bekerja di Bank-Bank tersebut, sebagai direktur atau selainnya? Pemilik tanah yeng menyewakan tempatnya untuk bank tersebut?

Berikut jawaban Syaikh bin Bazz:

Tidak boleh menyimpan harta di bank untuk mendapatkan bunga, dan tidak boleh meminjam dengan bunga karena semua itu merupakan riba yang jelas. Dan tidak boleh pula menitipkan harta dengan faedah (bunga) pada selain bank. Demikian pula meminjam dengan bunga dari siapapun selain bank. Yang demikian ini haram menurut semua ulama berdasarkan firman Allah Subhanahu wa Ta’ala, yang artinya: “Alloh menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba.” (QS: Al-Baqarah: 275)

Dan Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, yang artinya: “Allah memusnahkan riba(menghilangkan berkahnya) dan menyuburkan (membungakan) sedekah.” (QS: Al-Baqarah: 276)

Dalam ayat lain Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, yang artinya: “Wahai orang-orang yang beriman tinggalkan apa-apa yang tersisa dari riba kalau kalian orang-orang yang mukmin. Maka jika kalian tidak melakukannya maka umumkanlah perang dari Allah dan Rasul-Nya (Allah akan memerangi kalian) dan jika kalian taubat (dari pengambilan riba ) maka bagi kalian pokok harta kalian, kalian tidak menganiaya dan tidak dianiaya.” (QS: Al-Baqarah: 278-279)

Kemudian Allah Subhanahu wa Ta’ala menyatakan setelah itu semua, yang artinya: “Dan jika ia (orang yang berhutang itu) dalam kesukaran, maka berilah tangguh sampai dia mampu.” (QS: Al-Baqarah:280)

Dia (Allah) memperingatkan hamba-hamba-Nya dengan ayat ini bahwa orang yang memberi hutang tidak boleh menuntut orang yang tidak mampu membayar hutangnya serta tidak membebaninya dengan tambahan harta sebagai pengganti waktu tunggu tetapi dia wajib menunggunya sampai orang itu mampu, tanpa tambahan apapun karena tidak mampu membayar.

Ini merupakan rahmat Allah Subhanahu wa Ta’ala kepada hamba-hambanya serta perlindungannya bagi mereka dari kedhaliman dan kerakusan yang merusak mereka dan tidak memberi manfaat bagi mereka.

Adapun menitipkan harta di bank-bank riba tanpa mengambil faidah (bunga) maka tidak apa-apa jika terpaksa seorang muslim untuk melakukannya. Adapun bekerja di Bank-bank riba tidak diperbolehkan, sama saja apakah dia sebagai direktur, sekretaris, bendahara, satpam atau lainnya karena Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, yang artinya: “Tolong menolonglah atas kebaikan dan ketakwaan dan jangan tolong menolong atas dosa dan permusuhan” (QS: Al-Maidah: 2)

Dan juga karena apa yang telah diriwayatkan dari Rasulullah ShalAllahu ‘alaihi wa Sallam bahwa beliau melaknat pamakan riba,  pemberi riba, penulisnya dan 2 saksi kemudian beliau bersabda, yang artinya: “mereka sama.” (HR: Muslim)

Selain ayat dan hadits diatas masih banyak sekali dalil-dalil yang menunjukan haramnya bertaawun (tolong menolong) dalam kemaksiatan. Dalil diatas juga melarang menyewakan tanah kepada pengusaha-pengusaha bank-bank riba, karena ini menunjukkan dukungan pada perbuatan riba mereka.

Kita meminta kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala agar memberi hidayah kepada kita semua dan memberi taufik kepada kaum muslimin seluruhnya, para pemerintah dan rakyatnya untuk memerangi riba dan berhati-hati dari padanya, serta merasa cukup dengan apa-apa yang telah dihalalkan oleh Alloh Subhanahu wa Ta’ala dan Rasul-Nya pada perkara-perkara muamalah yang sesuai dengan syariat karena Dia-lah yang berkuasa atasnya. Wallahu ta’ala a’lamu bish-shawab

(Sumber Rujukan: Banking and ribaa (interest/usury) – Fatwa Online; Fatwa-Fatwa Ulama Tentang Bunga Dan Bank)

About these ads

Komentar»

No comments yet — be the first.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 47 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: