jump to navigation

Hukum me-Makan Makanan Orang Kematian [Tahlilan / Selamatan Kematian] 9 Desember 2010

Posted by jihadsabili in kematian.
trackback

Hukum me-Makan Makanan Orang Kematian [Tahlilan / Selamatan Kematian]

Ust. A. Qadir Hassan ditanya ;

 

Soal : Bolehkah kita makan makanan orang kematian pada waktu tiga harinya, karena saya diundang tidak datang, lalu diantarkan makanan itu ke rumah. Apakah makanan itu boleh dimakan, atau dikembalikan atau dibuang ?. Mohon penjelasan.

 

Jawab : Makanan yang diadakan di rumah orang kematian pada hari ketiganya dan sebagainya, biasanya disebut tahlilan dan selamatan orang mati. Makanan itu sudah tidak syak lagi tentang haramnya.

 

Diantara dalilnya ialah :

 

كنا نعد الاجتماع إلى أهل الميت وصنعهم الطعام بعد دفنه من النياحة

 

Artinya : Kami (para sahabat Nabi) menganggap berkumpul-kumpul ke rumah ahli mayit,  dan (keluarga si mayit) membuat makanan [صنعهم الطعام ] untuk orang-orang  sesudah dikuburnya itu termasuk meratap. [HR. Ahmad]

 

Membuat makanan juga termasuk meratap . Meratap diharamkan agama. Maka “Makanan Kematian” itupun haram.

 

Sesudah jelas keterangan di atas maka :

 

  1. Tidak boleh kita makan makanan orang kematian itu.
  2. Kalau makanan itu diantarkan ke rumah kita, wajib kita buang dan peringatkan ahli keluarga yang mengantar itu, bahwa perbuatan itu dilarang agama.[dengan cara yang santun : red]

 

Semua hal-hal yang dilarang agama, tidak perlu menjaga perasaan orang. Mereka berbuat demikian, berarti juga mereka tidak menjaga perasaan kita [menyakitkan hati kita: red]

 

________________________________

Sumber :

Buku Kata Berjawab, Solusi Untuk Berbagai Permasalahan Syariah, A. Qadir Hasan. Penerbit Pustaka Progressif. Hal. 517 Jilid 1-5.

 

Note :

Kalimat dalam kurung : red, adalah kata/kalimat tambahan. Keterangan ini saya tulis ulang sesuai dengan keterangan di buku tersebut. Adapun tanggapan atau komentar yang beragam  terhadap hal ini, saya kembalikan kepada dalil yang anda anggap lebih rajih. Dan saya tidak menghapus artikel  ini, karena sumbernya jelas dan dapat dipertanggung jawabkan. Semoga bermanfa’at.

About these ads

Komentar»

No comments yet — be the first.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 47 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: